Selasa, 10 Maret 2020

Aku tau itu bukan kamu




Perpisahan antara dua dunia merpati bahkan masing"kubu,bukan akhir dari perjalanan seorang anak,bilamana kedua orang tua sudah berhenti dan menetapkan keingin,jadi anak jangan lemah,tersenyum hargai keputusan yang lebih tua,apapun jalan yang diberikan tuhan,jalankan ini semua,kita hanya perantara dan tuhanlah penulis sekenario terbaik dan bukanlah kita scrip weeater itu,tapi kita pemeran sesungguhnya dalam setiap detik jantung berdetak dan nafas yg berhembus .

I and U a human smart









Kau bukan kupu-kupu yang hilang,melainkan jiwa yang tersesat dalam sebuah kubik yang berisikan jiwa kamu sendiri,yang tidak ingin mencoba keluar dari ruangan tersebut,andai aku bisa mengeluarkan kamu dari dalamnya,tapi aku tidak bisa membantunya kalau tidak kamu memiliki kemauan atas aku.

WEEL BE ALONE

Akhirnya ditahun 2020,terkhususnya dibulan ini aku memulai menulis kembali bloggerku,terimakasih untuk yang telah menunggu dan membaca tulisanku,terimakasih menjadi inspirasiku akhir-akhir ini,semoga hari-hariku dengan kesendirian ini akan selalu memberikan kebahagiaan 😋

When setelah hampir 3 tahun kurang lebih aku bungkam akan hal indahnya semesta,fokusku hanya kepada satu bintang,menurut hati dan fikiran imajinasiku dikala itu telah terbungkam menatap satu bintang,bukannya aku mendapat hari indah tetapi aku dipertemukan oleh nahkoda sebuah kapal yang tak mempunyai pernyataan yang lebih baik untuk sukma dan laraku menjerit,ingin jeritan bahagia,ternyata hati bungkamku mendapatkan lara ego yang sedih,kisahku tak indah seperti semesta,tetapi semua telah terjadi semuapun telah diatur olehnya,pulau demi pulau yang diserbangi oleh berbagai makna,akan tetap memisahkan harsat yang bungkam,seperti itu pula kita sekarang,setelah sekian lama akhirnya aku hidup sendiri tanpa adanya kamu yang mendekap,aku sangatlah berharap kesendirianku dikala ini,disaat ini akan mendapatkan pelajaran yang lebih baik dimana aku dapat menghargai dan mencintai diri sendiri tanpa harus mencintai banyak hati. 


Kamis, 07 November 2019

Miss me?



Hmmfftt....bergetar lagi deh gantungku,kamu tau gak?,sebenarnya sih aku pengen kamu tau:'(,sore hari ini tepat pada pukul 17:40 aku membayangkan sedang menutup mata,aku membayangkan bahwa aku sedang berada dipantai,yupss dipinggiran pantai!!!,aku berandai aku memikirkan kamu,dannn kamu!!! ada disebelahku,kamu tau gak?!aku sambil tersenyum lohh memikirkan andaian tersebut,seolah itu sebuah mimpi!,mimpi yang akan tersadarkan saat aku jatuh dari kasurku hhhahaaa,tapi aku beruntung,kala itu aku,kamu,kita!!!sempat membahas hal kecil yaitu sebuah hall teka teki koplak,yang menyatakan bahwa,duluan ayam atau telurr nihh???!!! hhehheee,tuhhkannn aku jadi pengen ketawa lagii,terusss bumi ini sebenarnya datarr atau bulatt:'(,nahh dari semua ituu aku beruntung sempat terwata bersamamu dikala waktu senja,aku tak peduli tentang siapa seseorang yang membuat aku menangis,tapi ketahuilah,aku rindu sekali saat kepalaku diusapp oleh kamu😒,yaa padahal aku tau,itu tidak akan mungkin terjadi lagi,karna mungkin kamu sudah menemukan orang baru selain aku,bahkan..kamu sempat bilang,bahwa kamu hampir melupakan aku 😉,dan tulisan ini berakhir di jam 17:54 WIB.

Selasa, 15 Oktober 2019

Terbaik diantara pilihan


Aroma dan wangimu dimasih terhirup mesra difikiranku,dikala gelap menyelimuti malam dan ishaku mengiring perjalanan kita,aku tau dirimu sangat marah karena salah satu penerus adam melukaiku,tapi percayalah aku hanya ingin semuanya baik-baik saja bukan aku egois,egoisku masih ada batasannya,tapi egoisnya diri kamu sebagai lelaki melukai kaum hawa sangatlah rendah,terlebih lagi jika sampai menyentuh fisiknya didepan kaum yang lain,sungguh keji dan murahnya moral sikapmu.

kamu lemah adam!!!,hawa tenanglah diblakangmu masih ada yang mendukung bahkan relanya seseorang membuat kamu akan salut akan sikapnya terlebih lagi kamu menjunjung sikapnya,karena tanpa pamri menerima kamu dengan lapang hati.

Kamis, 10 Oktober 2019

Hilangnya kalbu dan gunda

Tok...Tokk...Tokk..."Ya??",bolehku masuk?(suara piano pun terdengar dengan alunannya),"Bawalah alunan tersebut seolah-olah sedang kamu dengar"bawalah...bawalahh..bawalahh!!!nananaa...nanananaaa...nanananaa...(nada rendah)

Malam yang gelap,tepatnya selamat hari kamis buat kamu yang manis berkumis tipis membuat hati teriris-iris,sehari ini hatiku sangat gunda,gunda karena dia membuat hati bergejolak sedih,seperti kura-kura yang berkelana menuju pantai,tetapi usaha perjanan berenang ia ditepis oleh hantaman ombak yang kuat,malam kalbu hari ini diselimuti akan indahnya nuansa kota bengkulu,tapi tidak dengan hatiku,hariku risau tak tau apa yang harus dikatakannya,sebab tak ada lagi seseorang yang mampu merebut perhatiannya kembali,seketikapun hati ini terasa ingin menjadi pacuan aktif dalam diriku,tapi tidak semudah itu untuk membuka pintu kembali,bagiku 2 tahun untuk mengenal seseorang membuat kita tau sikap baik dan buruknya ia,tapiku rasa itu bukan masalahnya,aku suka seseorang yang puitis terhadapku,senyumnya manis,matanya berkaca-kaca setiap melihatku,pelukkannya dikala itu sangat membuat badanku hangat dan nyaman,terlebih lagi itu hari teakhir aku melihat senyum manisnya,dan sekarang aku tak melihat senyumnya lagi...

Pacuan kuda dalam sebuah flim yangku tonton membuat aku tak ingin bila kisahku berakhir sedih,terlebih lagi kandasnya sebuah pertemuan,dan akhirnya aku hilang tenggelam oleh sebuah kapal,jalannya tak lagi sama,tawanyapun sudah mulai pudar,kasihpun sudah tak lagi sampai,apakah masih ada bj.habibie yang tersisa untuk para ainun yang masih sendiri?,dalam islam ada adam dan hawa,tetapi apakah harus perpisahan menghampiri kita satu sama lain?...

Sedih...bila sebuah kata yang diucap tak lagi didengarnya,dihiraukan,diacuhkan,dicampakkan,tak ada satupun respon yang keluar,apa bosan membuatmu menjadikan dirimu yang sebenarnya terhadapku? Hmm sudalah,tutuplah rapat pintu itu sampai yang berniat memegang kunci ingin masuk,karena tak semua kunci cocok akan pintumu,From sabang-merauke

Sabtu, 28 September 2019

DIKAU YANGKU INGAT

Dihari yang sunyi aku ingin mendengarkan kata maaf darimu, dihari yang sunyipun aku ingin bertemu dikau, malam kelam bagaikan malam yang tak dihiasi indahnya bulan dan bintang, aku ingin bersajak, sajakku tak pernah dirindukan, kerinduan demi kerinduan terlontarkan dari segarnya angin malam, lalu keesokkannya aku mendengarkan ucapan kata yang perih untukku dengar dan untukku baca, sebuah kalimat perih yang dikau katakan membuat relung sukma memberoktak ingin mengatakan tak ingin membuka pesannya lagi, jarak,jarak,dan jarak,yang lebih parah bukan itu tapi kata seorang yang ingin pergi lalu tak kembali, ku harap keputusanmu benar,dengan ingin melangkah tanpaku, dan semoga langkamu itu benar, terlebih lagi teman,dan teman dari temanmu lagi,tak menginginkan kata kebersamaan kita, dia hanya tau salah diriku terhadapmu, tanpa mengenal beberapa alinea kesalahan dikau .