Tok...Tokk...Tokk..."Ya??",bolehku masuk?(suara piano pun terdengar dengan alunannya),"Bawalah alunan tersebut seolah-olah sedang kamu dengar"bawalah...bawalahh..bawalahh!!!nananaa...nanananaaa...nanananaa...(nada rendah)
Malam yang gelap,tepatnya selamat hari kamis buat kamu yang manis berkumis tipis membuat hati teriris-iris,sehari ini hatiku sangat gunda,gunda karena dia membuat hati bergejolak sedih,seperti kura-kura yang berkelana menuju pantai,tetapi usaha perjanan berenang ia ditepis oleh hantaman ombak yang kuat,malam kalbu hari ini diselimuti akan indahnya nuansa kota bengkulu,tapi tidak dengan hatiku,hariku risau tak tau apa yang harus dikatakannya,sebab tak ada lagi seseorang yang mampu merebut perhatiannya kembali,seketikapun hati ini terasa ingin menjadi pacuan aktif dalam diriku,tapi tidak semudah itu untuk membuka pintu kembali,bagiku 2 tahun untuk mengenal seseorang membuat kita tau sikap baik dan buruknya ia,tapiku rasa itu bukan masalahnya,aku suka seseorang yang puitis terhadapku,senyumnya manis,matanya berkaca-kaca setiap melihatku,pelukkannya dikala itu sangat membuat badanku hangat dan nyaman,terlebih lagi itu hari teakhir aku melihat senyum manisnya,dan sekarang aku tak melihat senyumnya lagi...
Pacuan kuda dalam sebuah flim yangku tonton membuat aku tak ingin bila kisahku berakhir sedih,terlebih lagi kandasnya sebuah pertemuan,dan akhirnya aku hilang tenggelam oleh sebuah kapal,jalannya tak lagi sama,tawanyapun sudah mulai pudar,kasihpun sudah tak lagi sampai,apakah masih ada bj.habibie yang tersisa untuk para ainun yang masih sendiri?,dalam islam ada adam dan hawa,tetapi apakah harus perpisahan menghampiri kita satu sama lain?...
Sedih...bila sebuah kata yang diucap tak lagi didengarnya,dihiraukan,diacuhkan,dicampakkan,tak ada satupun respon yang keluar,apa bosan membuatmu menjadikan dirimu yang sebenarnya terhadapku? Hmm sudalah,tutuplah rapat pintu itu sampai yang berniat memegang kunci ingin masuk,karena tak semua kunci cocok akan pintumu,From sabang-merauke
aduhh kakak sedihh bangett ceritanya
BalasHapus